EDITORIAL
Beranda » MAKNA KEMERDEKAAN, TAPI RAKYATNYA BELUM MERDEKA DARI HAUS DAN KETAKUTAN

MAKNA KEMERDEKAAN, TAPI RAKYATNYA BELUM MERDEKA DARI HAUS DAN KETAKUTAN

Akibatnya, warga Lebong terus menderita. Di setiap Desa dan Kelurahan Kecamatan Kabupaten Lebong dan paling kritis kawasan Kecamatan Amen dan Lebong Utara, ratusan rumah tangga terdampak, sementara warga tetap diwajibkan membayar tagihan. Di Desa Sungai Gerong, Kecamatan Amen, layanan air bersih hingga kini belum lancar. Krisis semakin parah pasca banjir bandang 5 April 2026 yang merusak delapan titik intake PDAM, bahkan sebagian hancur dihantam oleh ganasnya alam.

Tak hanya itu, dugaan korupsi di tubuh PDAM TTE, kini naik ke tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri Lebong, menyangkut pengelolaan anggaran periode 2021-2024 pihak kejaksaan cenderung lamban menuntaskan kasus ini. Proyek senilai miliaran rupiah termasuk pembangunan jaringan distribusi di Desa Tanjung Bungai I dan Karang Anyar sebesar Rp1,8 miliar, serta pembangunan SPAM IPA Rimbo Pengadang Rp4,7 miliar, diduga tak berfungsi karena sumber air tidak mendukung operasional. Total nilai proyek yang disorot mencapai puluhan miliar rupiah.

Pertanyaan kita: untuk apa proyek digelontorkan jika hanya menguntungkan segelintir pihak? Untuk apa air bersih diperjuangkan jika justru para pemimpinnya sibuk memanjakan diri?

PUPUK SUBSIDI DAN IRIGASI: PETANI LEBONG DI UJUNG TANDUK

Di sektor pertanian, nasib petani Lebong tak kalah mengenaskan. Saat musim tanam tiba, mereka justru dihantui oleh dua momok: kemarau panjang dan kelangkaan pupuk subsidi.

Mengawal Harapan di Tengah Gelombang Aksi dan Dinamika Birokrasi: Catatan Akhir Agustus 2026 dari Jakarta, Bengkulu dan Lebong

Musim kemarau yang melanda membuat aliran irigasi mengering. Sawah-sawah yang baru ditanam terancam gagal panen. Proyek rehabilitasi irigasi Air Ketahun memang telah mencapai progres 85 persen, namun hingga kini distribusi air masih tidak merata saat kemarau. Petani di Desa Nangai Tayau dan sekitarnya, Desa Talang leak dan tempat lainnya , terancam kekeringan parah pasca-banjir bandang yang merusak bendungan. Di Kabupaten Rejang Lebong yang berdekatan, puluhan hektare sawah terancam alih fungsi karena gagal panen berkepanjangan. Bayang-bayang gagal tanam selalu menghantui setiap kali musim kemarau tiba.

<< 1 2 3 4 >>

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement