Headline Hukum Nasional
Beranda » Oknum Pejabat OPD Lebong Diduga Cabuli Siswi Magang SMK

Oknum Pejabat OPD Lebong Diduga Cabuli Siswi Magang SMK

Lebong, dippatriot.com — Kasus dugaan pelecehan seksual mencuat di Kabupaten Lebong. Seorang oknum pejabat di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat dilaporkan memeluk paksa seorang siswi magang asal salah SMKN di Lebong berinisial Melati. Peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu ini kini memasuki proses damai setelah pihak keluarga menerima uang denda sebesar Rp 20 juta dari pelaku.

Kronologi Kejadian dan Pengakuan keluarga Korban

Berdasarkan informasi yang dihimpun patriot.com dari sejumlah sumber terpercaya, insiden bermula ketika sebut saja, Melati, siswa magang di OPD tersebut, disuruh masuk ke ruangan oknum Pejabat salah satu OPD. Oknum tersebut tiba-tiba memeluk korban. Beruntung, Melati masih sempat melarikan diri dari ruangan dan selamat dari upaya lebih lanjut.

Guru SMKN tempat, Melati, belajar yang menangani bagian kesiswaan membenarkan kejadian tersebut. Menurut pengakuannya, Melati, awalnya meminta pindah tempat magang karena merasa tidak nyaman pasca kejadian. “Iya, awalnya siswa magang kami ingin minta pindah karena pengakuannya oknum pejabat itu memeluknya dan ia sempat melarikan diri, dan kepindahannya sudah kami urus,” jelas guru tersebut. Pihak sekolah kemudian merujuk wartawan kepada kepala desa dan orang tua korban untuk informasi lebih lengkap.

Proses Damai dan Denda Rp 20 Juta

Sumber terpercaya di desa setempat mengungkapkan bahwa saat ini pihak keluarga dan oknum pejabat sedang dalam proses damai. “Ini lagi urus damai dengan pihak oknum pejabat tersebut, dan denda 20 juta sudah dikasih kepada pihak keluarga korban,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya dulu.

Hal senada disampaikan oleh Bapak korban. Saat ditemui di kediamannya, ia membenarkan bahwa oknum pejabat tersebut telah mendatangi rumah mereka dan meminta maaf. “Maaf dulu, iya memang oknum pejabat itu sudah datang ke rumah pengajuannya alasan khilaf. Nanti dulu kami ini lagi ada urusan,” ungkapnya dengan nada yang tampak masih berhati-hati.

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

<< 1 2 >>

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement