Oleh: Redaksi dipatriot.com
Pergantian pimpinan di Kejaksaan Negeri Lebong telah resmi terjadi. Nur Wahyu Bintari, SH, MH, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejati Bali, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kajari Lebong menggantikan Dr. Evelin Nur Agusta, SH, MH. Pergantian ini merupakan bagian dari rotasi besar-besaran yang dilakukan Kejaksaan Agung, di mana 90 Kajari dimutasi sekaligus.
Namun, peralihan kepemimpinan ini tidak berlangsung seperti biasa. Ada aroma kejanggalan yang sulit dipungkiri. Dan di balik seremonial pisah sambut yang digelar di Rumah Dinas Bupati Lebong, publik menangkap sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres di tubuh Korps Adhyaksa di Bumi Swarang Patang Stumang.
Sunyi di Tengah Keramaian
Acara pisah sambut Kajari lama dengan Kajari baru yang digelar di Rumah Dinas Bupati Lebong Rabu malam (19/8/2026) menjadi sorotan. Keanehan terlihat jelas: Kajari lama Dr. Evelin Nur Agusta dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) tidak terlihat dalam acara yang dihadiri oleh unsur Forkopimda serta pejabat dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Lebong.
Kehadiran Plh Kajari sebelumnya sudah memicu pertanyaan. Ketiadaan sosok Kajari lama dan Kasipidsus dalam momentum pisah sambut yang seharusnya menjadi ajang penghormatan dan peralihan estafet kepemimpinan semakin menegaskan bahwa ada sesuatu yang ditutupi.
Publik tentu masih ingat dengan isu yang sempat menghebohkan pada pertengahan Juni 2026. Beredar informasi bahwa Kajari Lebong, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Kasubsi Pidana Umum, serta seorang ASN Kejari Lebong diduga diamankan oleh Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO) Kejaksaan Agung. Pihak kejaksaan sempat membantah dengan alasan sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) di Jakarta. Namun hingga saat ini, tidak ada penjelasan resmi yang memadai. Bahkan penugasan baru bagi Dr. Evelin tidak dicantumkan dalam rilis resmi Kejati Bengkulu, sebuah keanehan tersendiri karena berbeda dengan pejabat lain yang secara transparan disebutkan lokasi mutasi atau promosi jabatan barunya.


Komentar