Nasional Opini
Beranda » Keluar Jalur ( Catatan Perjalanan )

Keluar Jalur ( Catatan Perjalanan )

Azam merenung. Ia teringat bahwa manusia modern telah menukar kebebasannya dengan kenyamanan. Menukar kesadaran dengan hiburan. Menukar komunitas sejati dengan jejaring sosial. Dan di sini, di tempat yang tak ada sinyal, ia justru menemukan sinyal yang paling jernih: bahwa pemberontakan yang paling dalam bukanlah melawan orang lain, melainkan melawan diri kita sendiri yang sudah terlalu lama setuju untuk dibohongi.

“Kalau begitu,” gumam Azam lebih kepada dirinya sendiri, “mungkin selama ini yang sesungguhnya ‘pengangguran’ adalah mereka yang sibuk sekali, tapi tak pernah benar-benar hidup.

”Dani mendengarnya. Ia hanya mengangguk pelan, lalu menatap langit yang bertabur bintang.

“Selamat datang di Komunitas Anti Mainstream, Bang Azam.

Di sini, kita sedang belajar menjadi manusia lagi.”

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Note : Tulisan ini diinspirasi oleh sebuah pelatihan di sebuah daerah. Kalau ada kesamaan nama dan peristiwa itu hanya kebetulan belaka. Karena ini kisah fiksi.

Penulis Adalah Founder Azam Community, Aktif di kelompok diskusi Dilarang Gondrong Serta Di kajian Gerakan Masyarakat Sipil. Berdomisili di Propinsi Bengkulu

<< 1 2 3 4 5 >>

Laman: 1 2 3 4 5

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement