Nasional Opini
Beranda » Keluar Jalur ( Catatan Perjalanan )

Keluar Jalur ( Catatan Perjalanan )

“Dulu saya guru SD. Mengajar anak-anak tentang Pancasila, tentang demokrasi yang adil. Sampai suatu hari saya sadar, saya sedang mengajarkan dongeng kepada anak-anak yang besok akan jadi korban dongeng yang sama. Jadi saya berhenti. Sekarang saya tanam singkong, baca Nietzsche di bawah pohon, dan mengajari anak tetangga tanpa bayaran. Bukan karena saya hebat. Tapi karena saya tak sanggup lagi berbohong.”

Azam terdiam lama. Di luar, angin sore berhembus membawa bau daun jagung kering. Tak ada notifikasi ponsel. Tak ada desingan algoritma yang memaksa perhatian. Hanya keheningan yang jujur.

“Kalau begitu,” kata Azam akhirnya, “apa bedanya sikap kalian dengan pelarian? Bukankah dengan menarik diri, kalian justru membiarkan sistem yang rusak itu terus berjalan?”

Pertanyaan itu menggantung di udara.

Dani tersenyum tipis. “Itu pertanyaan klasik. Sartre pasti bangga. Tapi kami bukan pelarian. Kami adalah penolakan. Penolakan yang sadar. Dalam masyarakat yang memaksa setiap orang untuk terus berlari dan bersaing, berhenti adalah bentuk pemberontakan paling radikal. Kami tidak ingin merebut kursi kekuasaan. Kami ingin menunjukkan bahwa kursi itu sebenarnya tidak perlu diduduki untuk hidup bermartabat.”

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Monik menutup bukunya. “Kritik sosial yang paling tajam bukan lagi lewat demonstrasi atau tulisan yang viral. Tapi lewat cara kita hidup. Ketika orang melihat kami—pengangguran yang tak menderita, yang tak iri, yang tak meminta—mereka mulai meragukan narasi yang selama ini mereka telan mentah-mentah: bahwa tanpa mengikuti arus, kita akan hancur.”

Malam mulai turun. Mereka pindah ke teras rumah panggung. Lampu minyak menyala redup. Di kejauhan, lampu-lampu kota bersinar terang, seperti panggung besar yang tak pernah sepi penonton.

<< 1 2 3 4 5 >>

Laman: 1 2 3 4 5

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement