Daerah Hukum Lebong Nasional
Beranda » FAAL, Tuntut Tegas Tiga Kasus

FAAL, Tuntut Tegas Tiga Kasus

Pentolan Aktivis FAAL, Fahmi Iqbal dan Abdul Kadir Bergantian Berorasi Depan Kejaksaan Negeri Lebong Kemaren, Selasa (1/9/2026)

Penjelasan Kejari: Proses Penyidikan Berjalan

Dalam wawancara dengan awak media usai aksi, Harol Manurung memberikan penjelasan lebih rinci mengenai status penanganan ketiga kasus yang dituntut oleh FAA dan kasus lainnya dalam tuntutan masa aksi. Menurut Harol, kasus dugaan korupsi PDAM dan pungli P3K saat ini sudah memasuki tahap penyidikan dan menjadi perhatian serius pihak Kejari Lebong.

“Untuk masalah PDAM dan P3K, saat ini kami dalam proses untuk penghitungan kerugian negaranya dan pendapat ahli. Mengenai kapan waktunya ditetapkan tersangka, kami belum bisa menentukan,” jelas Harol dengan nada hati-hati.

Sementara itu, terkait kasus di Dikbud Lebong yang meliputi pungli dana BOS dan pengangkatan kepala sekolah tahun 2026, Harol mengungkapkan bahwa proses masih berada pada tahap penyelidikan. “Untuk masalah di Dikbud  kita dalam penyelidikan dan sudah memanggil para kepala sekolah,” ungkap Harol menambahkan.

Penjelasan ini mendapat tanggapan beragam dari massa aksi. Sebagian merasa lega karena proses hukum mulai berjalan, namun sebagian lainnya masih menyuarakan kekecewaan mengingat lamanya waktu yang telah dilalui tanpa penetapan tersangka.

Ancaman Aksi Lebih Besar

Dalam orasinya, Abdul Kadir memberikan tenggat waktu satu bulan kepada Kejaksaan Negeri Lebong untuk menuntaskan persoalan yang menjadi tuntutan mereka. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak ada perkembangan signifikan, FAAL mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar dan memperluas lokasi aksi.

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

“Kami akan melakukan aksi dengan membawa massa lebih besar dan kami akan aksi di depan kantor Pemda Lebong, DPRD, dan Polres Lebong jika tuntutan kami ini tidak ditanggapi,” tegas Kadeng dengan nada tegas.

Kadeng menambahkan ancaman ini tentu bukan gertak sambal semoga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Kabupaten Lebong. “Aksi hari ini digelar di depan Kejari semoga menjadi  perhatian publik, perluasan lokasi kedepan ini bukan gertak sambal,” tegas wakil ketua FABB ini.

<< 1 2 3 4 5 >>

Laman: 1 2 3 4 5

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement