Headline Lebong Nasional
Beranda » DPRD Lebong Dikritik Keras Atas Pengadaan Mobnas Senilai 1,6 Miliar di Tengah Tekanan Efisiensi APBD dan Kesulitan Ekonomi Masyarakat

DPRD Lebong Dikritik Keras Atas Pengadaan Mobnas Senilai 1,6 Miliar di Tengah Tekanan Efisiensi APBD dan Kesulitan Ekonomi Masyarakat

Oleh: Tim Investigasi Dipatriot.com

Lebong. Dipatriot.com – Kabupaten Lebong, Bengkulu, kembali menjadi sorotan publik setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat memutuskan untuk menganggarkan pengadaan mobil dinas baru (Mobnas) untuk unsur pimpinan senilai Rp 1,6 miliar. Keputusan ini dinilai sangat tidak tepat di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih kesulitan dan kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diterapkan secara nasional .

Kebijakan Efisiensi APBD vs Pengadaan Mobnas 

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi APBD, Pemerintah Kabupaten Lebong telah memangkas anggaran belanja sebesar Rp 71 miliar dari pagu awal APBD yang awalnya sekitar Rp 770 miliar.

Pemangkasan ini mencakup pengurangan belanja perjalanan dinas sebesar 50%, pembatasan belanja seremonial, studi banding, percetakan, publikasi, serta belanja honorarium .

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Namun, di tengah kebijakan penghematan ini, DPRD Lebong justru mengalokasikan dana sebesar Rp 1,6 miliar untuk pengadaan mobil dinas baru.

Anggaran ini dinilai sangat kontras dengan semangat efisiensi yang digaungkan oleh pemerintah pusat. Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Riswan, menegaskan bahwa pemangkasan APBD dilakukan untuk memprioritaskan belanja yang memiliki output terukur dan mendukung pelayanan publik .

Kondisi Mobnas yang Masih Layak Pakai

Menurut Plt Sekretaris DPRD Lebong, Cahya Sectiantoro,S.H, membenarkan adanya pengadaan Mobnas yang diperuntukkan untuk unsur pimpinan Waka I dan Waka II sedangkan Ketua DPRD atas nama Carles Ronsen menolak diberikan Mobnas

“Iya memang ada pengadaan mobnas dan sudah diserahkan dengan unsur pimpinan  dengan anggaran APBD Lebong tahun 2025 senilai 1,6 Milyar Rupiah,sedangkan Ketua DPRD menolak untuk dianggarkan mobil dinasnya” ungkap Cahyo.

Sekda Lebong Pimpin Rapat TGR, Rp1,81 Miliar Belum Kembali

Pengadaan mobnas ini Cahyo mengungkapkan atas dasar aturan bahwa mobnas lama untuk unsur pimpinan Bermerek Toyota Fortuner pimpinan CC mesin tidak sesuai dengan aturan

<< 1 2 3 4 >>

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement