Bengkulu Daerah Infrastruktur Lebong
Beranda » Wawancara Eksklusif: Direktur PDAM Tirta Tebo Emas Bicara Pembenahan di Tengah Badai Hukum dan Krisis Air

Wawancara Eksklusif: Direktur PDAM Tirta Tebo Emas Bicara Pembenahan di Tengah Badai Hukum dan Krisis Air

WBA,Direktur PDAM Tirta Tebo Emas/dpt

Kedua, sedimentasi dan sumber air rusak. Di Lebonh Utara, Amen yang sumber airnya dari Ladang Palembang, Musnau dan Pabes, masalah utama adalah sedimentasi parah di Ladang Palembang yang mengurangi debit air. Saat ini hanya bisa ditangani secara manual, padahal butuh alat berat. Yang lebih memprihatinkan, dari total 8 titik sumber air PDAM, 5 titik mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat banjir dan tanah longsor pada April 2026. Dua titik bahkan rusak berat, termasuk sumber air Sungai Senau yang bak intakenya hilang diterjang longsor. Akibatnya, air untuk warga Lebong Utara dan sekitarnya belum bisa teraliri. Padahal terdapat 13 sumber air (6 permukaan) di 8 desa yang membutuhkan rehabilitasi untuk meningkatkan debit. Namun anggaran untuk ini belum tersedia dihilangkan.

Ketiga, defisit akibat infrastruktur bobrok. Nyaris di seluruh wilayah Lebong, pipa induk banyak mengalami kebocoran, pecah, dan berkarat. Air yang diproduksi banyak mengalami kehilangan. Ini salah satu penyebab utama defisit.

dipatriot.com: Pertanyaan paling tajam, Pak Wilyan. Bagaimana mungkin Anda bicara pembenahan ketika perusahaan sedang dalam penyelidikan dugaan korupsi oleh Kejaksaan Negeri Lebong? Ini bukan isapan jempol, statusnya sudah naik ke tahap penyelidikan.

Wilyan Bachtiar: Saya tidak mengelak di direktur sebelum saya itu adanya. Saya juga bersama Kabag Umum Keuangan, Damhori, telah dipanggil Kejari Lebong. Dugaan kuat mengarah pada praktik sambungan ilegal oleh oknum internal, pungutan liar, hingga manipulasi tagihan sejak 2020. Kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar hingga Rp 5 miliar per tahun. Jika dihitung sejak 2020 hingga 2024, nilai kebocoran bisa mencapai sekitar Rp 25 miliar. Status perkara bahkan telah naik ke tahap penyelidikan untuk periode anggaran 2021-2024.

Media: Lalu, apa sikap Anda selaku direktur terhadap kasus ini?

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

<< 1 2 3 4 5 >>

Laman: 1 2 3 4 5

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement