Daerah Lebong Nasional Pemerintahan
Beranda » Pecah Sejarah! APBD-P Lebong Target Rampung 26 Agustus, Tak Lagi Molor hingga Akhir Tahun

Pecah Sejarah! APBD-P Lebong Target Rampung 26 Agustus, Tak Lagi Molor hingga Akhir Tahun

Bupati Lebong Dan Ketua DPRD Lebong Berjabatan Tangan Bersama WK l,WK ll DPRD, Pj. Sekda, PLT. Ka. BKD, PLT. Ka. Bapeda Lebong

Syarifudin menegaskan, tambahan anggaran ini diharapkan dapat mencegah pengurangan P3K karena ketersediaan dana. Namun ia mengingatkan, evaluasi kinerja akan terus dilakukan. Bahkan, lebih dari 10 P3K telah diberhentikan gajinya sementara karena tidak masuk kantor atau terlibat masalah hukum, bukan karena keterbatasan anggaran.

Pj. Sekda Lebong Saat Di Wawancarai Para Awak Media.

Titik Kumpul Baru di Setiap Kecamatan

Selain untuk belanja pegawai, APBD-P 2026 juga menambahkan kegiatan pembangunan ruang-ruang publik, seperti Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Taman Karang Nio. Arahan Bupati adalah menciptakan titik kumpul di setiap kecamatan, dimulai dengan 4 titik pada tahun ini.

Tiga Alasan Utama Percepatan APBD-P

Syarifudin memaparkan tiga alasan utama mengapa percepatan pembahasan APBD-P kali ini sangat krusial:

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

1. Koreksi Kesalahan Input: Adanya kesalahan penginputan rekening yang harus segera diperbaiki dalam APBD-P.

2. Pemanfaatan Anggaran Pusat: Memanfaatkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat agar tidak sia-sia.

3. Harmonisasi Eksekutif-Legislatif: Hubungan yang harmonis antara Bupati dan DPRD memungkinkan proses berjalan lancar dan cepat.

Bupati Kabupaten Lebong Saat Di Wawancarai Awak Media

Bupati: “Lebih Cepat Lebih Bagus”

Bupati Lebong, H..Azhari, SH, MH, dengan wajah cerah dan tersenyum usai penandatanganan kesepakatan, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan APBD-P tepat waktu. Target penyelesaian paling lambat 26 Agustus 2026.

Sekda Lebong Pimpin Rapat TGR, Rp1,81 Miliar Belum Kembali

Menanggapi kekagetan sejumlah pihak atas proses APBD-P tahun ini yang terkesan sangat cepat, bahkan saat wawancara, sempat memunculkan pertanyaan dari pihak , dipatriot.com, tentang ada tidaknya “deal-deal politik” di balik percepatan, Bupati sempat tertawa lepas bersama staf dan ASN yang hadir,   dengan tegas beliau menjawab.

“Saya menyetujui rancangan yang diajukan oleh TAPD karena mereka yang merancang dan telah membahasnya selama berminggu-minggu. Secara teknis, Sekda yang paling memahami detail anggaran. Saya tidak melihat alasan untuk mencampuri atau menghambat proses,” tegasnya.

<< 1 2 3 >>

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement