Lebong, dipatriot.com – Suasana di Aula Pertemuan Rumah Dinas Bupati Lebong pada Rabu malam (19/8/2026) terlihat berbeda dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk rangkaian acara yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, seorang perempuan berkacamata berhasil menyita perhatian. Ia adalah Nur Wahyu Bintari, SH, MH, sosok pemimpin baru di lembaga penegakan hukum tertinggi di bumi “Swarang Patang Stumang” ini.
Media dari dipatriot.com berhasil menyergap Kejaksaan Negeri Lebong yang baru dilantik itu usai acara resmi berakhir. Dengan senyum tipis namun tatapan tajam di balik kacamatanya, Nur Wahyu Bintari melayani pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan. Tanpa ragu, perempuan yang kini menjadi orang nomor satu di Kejari Lebong itu memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan komitmen awalnya di tengah sorotan publik yang menunggu gebrakan nyata.
Bukan Pisah Sambut, Tapi Perkenalan Diri
Awalnya, media menyoroti agenda acara yang digelar oleh Pemkab Lebong tersebut. Namun, Kajari baru justru mengoreksi narasi yang beredar luas di masyarakat. Dengan nada tegas namun tetap santun, ia meluruskan makna di balik acara malam itu.
“Ini bukan acara pisah sambut, ini hanya perkenalan. Kalau yang buk Evelyn kan sudah di tempat yang baru, cuma ada saya jadi perkenalan,” tegas Nur Wahyu Bintari di sela-sela wawancara .
Meskipun berdasarkan jadwal resmi Pemkab Lebong acara tersebut terdaftar sebagai momen pisah sambut antara Kajari lama dan Kajari baru, bagi mantan Koordinator Kejati Bali ini, momentum tersebut lebih ia maknai sebagai ajang perkenalan diri kepada jajaran Forkopimda dan seluruh masyarakat Lebong.
” Saya baru tiba magrib.kemarin, ini malam perkenalan saya dengan semua pihak,” tambahnya.
Media mencatat, Nur Wahyu Bintari adalah perempuan ketiga yang dipercaya untuk memegang tampuk kepemimpinan di Kejari Lebong. Hal ini menjadi catatan tersendiri di tengah dinamika birokrasi penegakan hukum di Kabupaten Lebong yang selama ini didominasi oleh figur laki-laki. Kehadirannya pun menjadi angin segar sekaligus tantangan besar.
Dua Isu Besar Menanti di Hari Pertama


Komentar