Namun kabar buruknya, proses administrasi tersebut dipastikan belum usai dalam waktu dekat. “Kemungkinan sekitar dua bulan baru dilaksanakan (pekerjaan perbaikan jalan). Tahapan yang harus dilalui meliputi pelelangan perencanaan hingga pekerjaan fisik, yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus 2026,” tambahnya. Artinya, selama hampir tiga bulan ke depan, warga harus bersabar dengan kondisi jalan rusak hanya sebatas penanganan darurat
Sentilan Halus di Tengah Darurat: Jangan Dikaitkan dengan Politik
Di tengah kebuntuan birokrasi provinsi, Pemerintah Kabupaten Lebong mengambil inisiatif nyata dengan membebaskan lahan yang diperlukan untuk proyek tersebut. “Kami membebaskan lahan, selanjutnya provinsi yang akan membangun jalan,” tegas Azhari. Namun, pembebasan lahan tak cukup menggerakkan alat berat jika anggaran provinsi masih tersendat di meja lelang.
Menanggapi situasi genting ini, saat ditanya awak media Dipatriot.com soal penanganan darurat sebelum Agustus 2026 dan sumber pendanaannya, Azhari menjawab singkat namun tajam: “Untuk sekarang penanganan darurat dan anggarannya dilakukan oleh pihak Provinsi.” Jawaban ini sekaligus menjadi seruan sekaligus tekanan publik kepada Pemprov Bengkulu agar segera menggelontorkan dana darurat, tidak hanya bergantung pada prosedur lelang yang berlarut-larut.

Royana sempat berphoto akrab tanpa dendam politik dengan Wabup Lebong dan Anggota kepolisian waktu penanganan darurat jalan talang ratu
Warga Berbicara: Ucapan Terima Kasih yang Sarat Pesan Moral
Di tengah panasnya koordinasi antar instansi, suara warga Talang Ratu justru menjadi pendingin yang dewasa. Royana, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyampaikan apresiasi yang tulus. “Saya selaku warga masyarakat dan pemilik usaha mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Lebong dan provinsi atas penanganan darurat jalan ini. Dan perlu saya pertegas kami tidak mengambil material dekat jalan, jahu dari lokasi jalan rusak, silakan tim turun dan silakan cek sendiri dan tak usah lah lagi urusan bencana ini kita kait-kaitkan dengan politik,” pintanya dengan nada tegas.


Komentar