Daerah Headline Lebong Pemerintahan
Beranda » Kontroversi Mobnas: Wabup Lebong Lebih Dulu Dapat Jatah

Kontroversi Mobnas: Wabup Lebong Lebih Dulu Dapat Jatah

Gambar Ilustrasi Mobnas Wabup Lebong Pengadaan Tahun 2025

Arwan Basirin, Penasehat PAMAL

Terlalu Banyak Drama, Butuh Pemimpin yang Turun ke Lapangan

Lebih lanjut, Arwan mengingatkan bahwa masyarakat Lebong sudah lama kenyang dengan drama dan pencitraan para pejabatnya. Ia meminta para pemimpin untuk berhenti playing victim dan fokus pada persoalan riil rakyat.

“Kami masyarakat Lebong butuh pemimpin turun ke lapangan. Lihat irigasi Kami, lihat ekonomi kami. Bukan yang diundang untuk joget-joget di pesta. Lihat fenomena irigasi rusak, kekeringan sawah, air PAM mandek, pupuk subsidi dijual di atas HET,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa rakyat tidak butuh pejabat yang hanya datang ke acara seremonial atas undangan lalu makan rendang. “Bukan pejabat yang datang acara seremonial atas undangan makan rendang,” tutup Arwan.

Kontras dengan Kabupaten Tetangga

Kontroversi ini semakin terasa menggelitik jika dibandingkan dengan sikap yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Di tengah efisiensi anggaran, Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong justru secara tegas menolak pengadaan mobil dinas baru yang sudah dianggarkan dalam APBD 2025 senilai Rp 4 miliar. Mereka memilih untuk mengalihkan anggaran tersebut untuk kepentingan masyarakat, seperti perbaikan jalan.Sumber: Ampar.id, Edisi, 25 Februari 2025.

Terakhir Arwan, menjelaskan sikap munafik para pejabat suka pencitraan sikap aktivis dan pers terlalu berpihak dengan salah satu figure,ini menjadi bumerang bagi kemajuan Lebong, yang justru memaksakan seolah – olah bersih, jangan – jangan tempat berpihak lebih jahat, beringas dan kejam. ” Mari kita kawal pemerintahan Lebong ini, para pejabat Lebong mumpung kalian dikasih kesempatan berbuat lah yang terbaik tak usah banyak pencitraan, dan para Kawan aktivis NGO, insan pers, dan masyarkat pengamat Lebong ini kita harus proporsional, objektif dan Independen  kalau tidak Lebong akan sulit maju” Pungkas Arwan. (4W1D)

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

<< 1 2 3 4 >>

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement