Bupati juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Akses jalan yang memadai akan membuka pintu bagi pengembangan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang selama ini sulit dijangkau oleh warga.
Pernyataan Bupati ini memberikan angin segar bagi masyarakat Sungai Lisai yang selama ini merasa terpinggirkan. Harapan untuk dapat menikmati pembangunan yang setara dengan desa-desa lain di Kabupaten Lebong kini mulai terlihat nyata.
Apresiasi Pjs Kepala Desa Sungai Lisai
Pjs Kepala Desa Sungai Lisai, Adha Yani, S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah daerah serta TNI yang telah menghadirkan pembangunan di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran pembangunan jalan ini sangat berarti bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses.
“Ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Selama ini akses jalan sangat terbatas. Dengan adanya pembangunan ini, kami berharap ke depan desa kami tidak lagi terisolasi dan bisa berkembang seperti desa lainnya,” ungkap Adha Yani dengan penuh haru.
Ketika pembangunan jalan ini mulai terwujud, kegembiraan yang meluap terasa di kalangan warga setempat. Selama bertahun-tahun, mereka hanya bisa bermimpi untuk memiliki jalan yang layak. Kini, mimpi itu perlahan menjadi kenyataan.
Simbol Gotong Royong dan Kehadiran Negara
Program TMMD yang dilaksanakan bersama TNI ini tidak hanya menjadi simbol gotong royong, tetapi juga bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat desa terpencil. Kehadiran aparat TNI di tengah-tengah masyarakat menunjukkan bahwa negara tidak pernah melupakan warganya, di mana pun mereka berada.
Semangat kebersamaan yang tercipta dalam program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan juga menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan dan pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun.


Komentar