Selanjutnya Devi menambahkan jika aksi ini terjadi karena Frustrasi Publik, masyarakat merasa frustrasi dengan kinerja DPRD yang dinilai lamban seperti penangan kasus MBG Lebong. Dewan Lebong belum mengangkat masalah ini secara kelembagaan DPRD Lebong, justru pihak Polres Lebong cenderung pro aktif melakukan penyelidikan dan penanganan dari awal hingga saat ini.
“Seperti kasus keracunan siswa akibat makan MBG dewan seharusnya secara kelembagaan sudah memanggil pihak pihak yang terkait, minimal sidak ke lokasi lah jadi peran mereka sebagai wakil rakyat perlu kita tanyakan ” tegas Devi .

M.Ikram Sekretaris badan Kesbangpol Lebong / Dipatriot.com
Sedangkan pihak Kesbangpol Lebong tetap menekankan cara dialog.
Dialog dianggap sebagai solusi yang lebih aman dan efektif untuk menyelesaikan konflik tanpa menimbulkan korban jiwa atau kerusakan materil, Kesbangpol Lebong dapat memfasilitasi dialog antara aktivis, masyarakat, dan DPRD.
” Menurut kami masyarakat dan LSM bisa bergabung dalam forum diskusi, tanpa harus selalu mengandalkan demonstrasi ” jelas Ikram
Demonstrasi ke DPRD Lebong mencerminkan kekecewaan publik yang dalam terhadap kinerja dewan. Seruan aksi akbar menurut aktivis Lebong didasarkan pada fakta bahwa DPRD Lebong belum optimal dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan.
Di sisi lain, imbauan dialog dari Kesbangpol Lebong patut dipertimbangkan sebagai alternatif yang lebih konstruktif dan aman. Untuk mencegah eskalasi konflik, kolaborasi antara masyarakat, aktivis, dan DPRD sangat diperlukan, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagai landasan utama.
Berdasarkan hasil penelusuran Dipatriot.com sampai ditulisnya berita ini,belum jelas elemen masyarakat Lebong yang mana akan mengadakan aksi pengepungan kantor DPRD ,cuma sebatas seruan aksi di berbagai platform Media Sosial.
Sedangkan dukungan masyarakat sudah mengalir untuk dukungan aksi ini.
Dilain pihak ada kekhawatiran atas Keamanan: Imbauan ini juga didasarkan pada kekhawatiran akan potensi kerusuhan dan ketidakstabilan keamanan, mengingat demonstrasi di daerah lain seperti Makassar telah menimbulkan korban jiwa. (Red)


Komentar