Bengkulu Daerah Lebong
Beranda » Hari Ketiga Pasca Banjir Lebong, BPBD Rilis Data Sementara: Relawan Masih Aktif, Warga Minta Anggaran Mitigasi Diperbesar

Hari Ketiga Pasca Banjir Lebong, BPBD Rilis Data Sementara: Relawan Masih Aktif, Warga Minta Anggaran Mitigasi Diperbesar

Lebong, Dipatriot.com – Memasuki hari ketiga penanganan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebong, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat akhirnya merilis data resmi sementara dampak bencana. Rilis ini disampaikan di tengah geliat gotong royong yang masih masif dari berbagai elemen, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), partai politik (parpol), tokoh masyarakat, hingga aparat TNI dan Polri, khususnya jajaran Kepolisian Resor Lebong.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebong, Saprul, dalam keterangan persnya, Sabtu (8/5/2026), mengungkapkan bahwa data yang dirilis baru bersifat sementara. Pihaknya masih terus melakukan pendataan di lapangan mengingat luasnya wilayah terdampak dan akses ke sejumlah desa yang sempat terisolir.

“Hari ini kami merilis data sementara dampak bencana kemarin. Untuk perkembangan selanjutnya, akan kami sampaikan melalui update berkala. Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak, dan kami imbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi,” terang via WhatsApp.

Geliat Relawan Tak Padam: Logistik, Makanan, hingga Bersih-bersih Sekolah

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Di tengah penantian data detail, aksi penanganan darurat justru menunjukkan ritme yang kian terorganisir. Relawan dari berbagai unsur masih aktif bergerak. Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, makanan siap saji, dan air bersih, mereka juga turun langsung membantu warga membersihkan rumah-rumah yang tergenang lumpur, ruang kelas sekolah, serta fasilitas umum lainnya seperti  jalan umum.

Personel TNI dan Polri, terutama Polres Lebong, tampak bersinergi dengan BPBD dan Dinas Sosial. Mereka membentuk tim gabungan yang menyisir permukiman padat penduduk di Kecamatan Lebong Sakti, salah satu wilayah dengan genangan terparah. Di lokasi, warga terlihat antusias membersihkan properti mereka dengan bantuan puluhan relawan yang membawa peralatan sapu, sekop, dan pompa air portabel.

“Kami fokus pada percepatan pemulihan fungsi sosial. Anak-anak harus bisa kembali bersekolah, ibu-ibu bisa kembali beraktivitas normal. Maka kami prioritaskan pembersihan sekolah dan akses jalan desa,” ujar salah satu relawan setempat yang turun langsung memantau.

<< 1 2 3 >>

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement