Lebong, dipatriot.com – Rencana pengadaan mobil dinas (mobnas) untuk Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong dalam APBD- P tahun 2026 yang mencuat pada 26 Agustus 2026. Dari pantauan dipatriot.com, terus menyulut api kritik dari berbagai kalangan. Sorotan tajam tidak hanya datang dari masyarakat dan aktivis, dan beberapa media Online Ternama di kabupaten Lebong mengangkat isu ini dan menilai kebijakan ini kontras dengan semangat efisiensi anggaran yang digaungkan oleh Pemerintah Pusat.
Namun, investigasi mendalam yang dilakukan oleh tim dipatriot.com mengungkap fakta yang lebih mencengangkan. Di balik hiruk-pikuk kritik terhadap rencana pengadaan mobnas untuk Bupati dan Sekda, ternyata Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Bambang ASB, S.Sos, M.Si, lebih dulu mendapatkan jatah mobil dinas baru, berupa Mobil Strada Triton Double Cabin Pabrikan Merk Mitsubishi.
Ironisnya, pengadaan tersebut terjadi di saat yang sama ketika Pemerintah Kabupaten Lebong sedang gencar melakukan rasionalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 untuk merespons Instruksi Presiden tentang efisiensi anggaran, sebelumnya tidak peruntukan pengadaan mobnas untuk Wakil Bupati dalam dokumen APBD 2025.
dipatriot.com coba mereview Instruksi Presiden tersebut memerintahkan pemangkasan belanja yang tidak rasional dan memfokuskan anggaran pada program pemberdayaan masyarakat serta pembangunan infrastruktur. Akibat kebijakan ini, APBD Kabupaten Lebong tahun 2025 dipangkas hingga Rp 71 miliar dari pagu awal sekitar Rp 770 miliar. Pemangkasan ini mencakup pengurangan belanja perjalanan dinas hingga 50%, pembatasan acara seremonial, studi banding, hingga belanja honorarium.
Wabup Dapat Strada Triton Double Cabin, Bupati dan Sekda Baru Direncanakan
Dari penelusuran dipatriot.com, mobil dinas yang diterima Wabup Bambang ASB adalah unit Strada Triton Double Cabin. Saat ini, mobil tersebut terpantau jarang digunakan dan keberadaannya pun menjadi tanda tanya oleh sebagian masyarakat Lebong. Sementara itu, Bupati Lebong, H. Azhari, SH, MH, hingga saat ini masih menggunakan mobil dinas lama.


Komentar