Advertorial Nasional
Beranda » Eksklusif Dipatriot.com : Firdaus, “Hanya Perantara Allah” yang Diserbu 70 Pasien Per Hari

Eksklusif Dipatriot.com : Firdaus, “Hanya Perantara Allah” yang Diserbu 70 Pasien Per Hari

Rahmad Firdaus, Firdaus atau dikenal dengan " DAUS KEBAL ".

Pasien datang dari Empat Kabupaten di Bengkulu hingga ke beberapa Provinsi Tetangga.

Lebong, Bengkulu  – Dipatriot.com – Sebuah rumah Permanen dalam proses pengerjaan di Desa Karang Anyar, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, Bengkulu, kini berubah menjadi pusat harapan bagi ratusan pasien. Setiap pagi sejak pukul 09.00 WIB, antrean manusia membentang di teras. Ada kakek-kakek dengan tongkat, ibu-ibu yang digendong keluarganya, bahkan anak-anak yang dulu tak pernah bersuara. Mereka semua datang untuk satu nama: Rahmat Firdaus, seorang terapis totok syaraf yang viral karena metode sentuhan listrik alaminya. Menurut beliau ilmu ini adalah hasil dari perguruannya kebetulan beliau menuntut ilmu bidang pengobatan, dan pengobatan ini sudah lama beliau lakukan semenjak tahun 2000 tapi hanya sebatas kalau dipanggil. Firdaus, tidak asing bagi kalangan masyarakat dan aktivis Lebong karena beliau juga seorang Ketua DPC GBNN dan Bendahara Umum Forum Lebong Bersatu ( FORLEB) Sebuah forum komunikasi antar masyarakat kabupaten Lebong.

Belakangan, media lokal bahkan nasional mulai melirik fenomena ini. Namun, Dipatriot.com berkesempatan melakukan wawancara panjang dan eksklusif langsung dengan Bang Rahmat Firdaus–ia akrab disapa ” Daus Kebal” – untuk mengupas tuntas metode, motivasi, hingga fakta-fakta kesembuhan yang jarang terungkap.

“Saya Tidak Mengundang Mereka, Video Itu yang Viral”

Pagi Jumat  (22/05/2026), suasana klinik alternatif Terapi Lebong keadaan tenang mengingat hari Jumat praktek Firdaus libur, Di sela istirahat beliau melayani pasien pagi kemaren, Rahmat Firdaus menyempatkan diri duduk bersama tim Dipatriot.com. Dengan penutup kepala  dan senyum khasnya , ia tersenyum rendah hati. Dipatriot.com menyempatkan wawancara dengan beliau dengan petikan sebagai berikut :

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Dipatriot.com:

Bang Rahmat, fenomena ini luar biasa. Setiap hari minimal 70 pasien, bahkan kabarnya ada yang dari Kota Bengkulu. Apa yang membuat masyarakat begitu percaya?

Rahmat Firdaus:

<< 1 2 3 4 >>

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement