Bengkulu Daerah Lebong Pemerintahan
Beranda » TPID Lebong Perkuat Sinergi dan Kapasitas, Inflasi Terkendali Ekonomi Stabil

TPID Lebong Perkuat Sinergi dan Kapasitas, Inflasi Terkendali Ekonomi Stabil

Acara

Lebong, dipatriot.com – Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Pimpinan High Level Meeting (HLM) TPID Semester I Tahun 2026, sekaligus kegiatan Capacity Building Penyusunan Laporan Kinerja TPID. Acara yang berlangsung di Graha Bina Praja Setda Kabupaten Lebong pada Senin (10/8/2026) ini dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, unsur Forkopimda, serta seluruh jajaran instansi terkait.

Rakor HLM ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan visi dan langkah dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat di wilayah Kabupaten Lebong. Dalam sambutannya, Pj. Sekda Kabupaten Lebong menekankan bahwa pengendalian inflasi bukan semata tugas pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kolaborasi lintas sektor.

“Sinergi yang kuat antara TPID, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok dan stabilitas harga. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, karena inflasi berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” ujar Syarif.

Fokus Penguatan Koordinasi dan Kualitas Laporan

Pembahasan dalam rakor tingkat pimpinan ini difokuskan pada dua agenda utama. Pertama, penguatan koordinasi dan strategi intervensi guna mengantisipasi gejolak harga, terutama menjelang periode-periode kritis seperti hari besar keagamaan dan musim panen. Kedua, peningkatan kualitas tata kelola administrasi melalui Capacity Building Penyusunan Laporan Kinerja TPID.

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Sesi capacity building yang digelar secara khusus membahas secara mendalam kriteria program unggulan TPID Tahun 2026. Narasumber dari Bank Indonesia dan akademisi memaparkan pentingnya standarisasi penyusunan laporan, penguatan narasi kebijakan, serta kelengkapan evidence dalam pelaporan self-assessment. Hal ini bertujuan agar laporan kinerja TPID Kabupaten Lebong tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjadi instrumen evaluasi yang akurat dan akuntabel.

Menuju Pelaporan yang Terstandar dan Berbasis Data

<< 1 2 >>

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement