Daerah Infrastruktur Lebong Pemerintahan
Beranda » Tim PUPRHUB Lebong Gerak Cepat, Cek Irigasi Rusak Parah

Tim PUPRHUB Lebong Gerak Cepat, Cek Irigasi Rusak Parah

Plt. Kepala Dinas PUPRHUB, Indra Gunawan, M.Si Bersama Kabid SDA Hazsaras Eko Sukmana, SE Dan Tim Teknis Bidang SDA Lebong Saat Mengecek Irigasi BK 3 (26/2026)/dpt

Lebong, dipatriot.com – Menindaklanjuti keluhan masyarakat pengguna air bersumber dari irigasi Air Ketahun BK 3, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan (PUPRHUB) Kabupaten Lebong, Indra Gunawan, M.Si bersama jajaran langsung turun ke lapangan melakukan pengecekan kondisi infrastruktur irigasi yang telah lama terbengkalai. Rabu (26/8/2026).

Keluhan tersebut datang dari warga Kecamatan Amen yang meliputi Desa Nangai Tayau, Nangai Tayau 1, Desa Paya Embik dan sekitarnya. Masyarakat mengeluhkan kondisi jaringan irigasi yang sudah banyak ambruk dan tidak tersentuh perbaikan sejak era kepemimpinan Bupati Dalhadi hingga tahun 2025.

Dalam kunjungannya, Indra Gunawan didampingi oleh Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA), Hazsaras Eko Sukmana, S.E beserta tim teknis dari bidang SDA. Mereka langsung meninjau lokasi bersama warga pengguna air untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan.

“Kami dari Dinas PUPRHUB Lebong siap menerima laporan dan masukan dari masyarakat yang bersifat konstruktif. Laporan ini akan segera kami tindaklanjuti dengan solusi yang konkret dan terukur,” ujar Indra sapaan akrabnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Indra, kondisi irigasi BK 3 di wilayah Kecamatan Amen memang sudah dalam kategori parah dan memerlukan penanganan serius. Pihaknya akan mengkaji secara mendalam melalui tim teknis untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

“Kami akan menyusun solusi jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, kami mengajak warga untuk bergotong royong membersihkan dan menguras irigasi. Sedangkan untuk jangka menengah dan panjang, kami akan mengkaji anggaran untuk APBD 2027 atau APBDP 2028 sebagai skala prioritas,” jelas Indra.

Eko, Kabid SDA Mengecek Salah Satu Titik Paling Parah Irigasi BK 3

Senada dengan itu, Kabid SDA Hazsaras Eko Sukmana menambahkan bahwa pihaknya akan segera menggelar rapat internal di bidang SDA untuk membahas lebih lanjut terkait kajian teknis yang diperlukan. “Beberapa hari ke depan kami akan turun lagi ke lapangan untuk melakukan kajian teknis secara lebih mendalam,” kata Eko.

Indra menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab pihak PUPRHUB terhadap kebutuhan masyarakat, terutama menjelang musim tanam yang sangat membutuhkan kestabilan pasokan air. Terlebih lagi, kondisi yang dihadapi saat ini adalah musim kemarau yang dapat mengancam produktivitas pertanian warga.

“Ini adalah amanah dari pimpinan kami, Bapak Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H. Kami menjalankan tugas sebagai pelaksana dengan sebaik-baiknya untuk mendukung program nasional ketahanan pangan,” tutup Indra.

Kunjungan lapangan ini disambut positif oleh masyarakat setempat, salah satu warga pengguna air, Ek, berharap adanya perbaikan nyata terhadap infrastruktur irigasi yang telah lama memprihatinkan. ” Saya selaku masyarakat salut dengan pihak PUPRHUB sekarang langsung gerak cepat tidak seperti selama ini, dan kami berharap tindak lanjut dari Dinas PUPRHUB dapat segera direalisasikan mengingat pentingnya irigasi ini bagi kami untuk turun tanam.” Tutup Ek. (4W1D)

Sekda Lebong Pimpin Rapat TGR, Rp1,81 Miliar Belum Kembali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement