“Untuk pihak tertentu terkait politik praktis atau ketidakpuasan dengan kepemimpinan Azhari, silakan lakukan dengan cara elegan, bukan dengan kerjaan kotor seperti ini yang berdampak mencoreng birokrasi dan daerah. Karena dugaan saya ini disengaja, mengingat berulang kali terjadi,” pungkas Buwan.
Hingga berita ini diturunkan, spanduk baru dengan posisi foto yang sesuai aturan protokoler hampir seluruh telah terpasang di 78 desa. Dinas PMD Kabupaten Lebong dan masyarakat berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama rekanan percetakan, agar lebih teliti dalam menjalankan pekerjaan yang menyangkut citra daerah. (4W1D)


Komentar