Advertorial Bengkulu Daerah Lebong Nasional
Beranda » Reses DPRD Lebong Dapil 1 di Tubei, Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga Layanan Kesehatan

Reses DPRD Lebong Dapil 1 di Tubei, Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga Layanan Kesehatan

Lebong, Dipatriot.com – Sabtu (11/4/2026), halaman Kantor Camat Tubei berubah menjadi pusat dialog warga dan wakil rakyat. Anggota DPRD Kabupaten Lebong dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 menggelar reses yang dihadiri puluhan masyarakat, tokoh adat, dan perangkat desa. Tiga tumpukan keluhan utama mencuat: infrastruktur jalan yang memprihatinkan, akses layanan kesehatan yang masih timpang, serta minimnya dukungan untuk sektor pertanian.

Kegiatan yang berlangsung tertib namun hidup ini menjadi ajang warga menyampaikan langsung kebutuhan riil di lapangan. Seorang warga bahkan mengaku berkali-kali melaporkan jalan berlubang yang menghambat hasil panen, namun belum ada perubahan signifikan.

Suasana menyerap aspirasi masyarakat

Perwakilan DPRD Lebong Dapil 1 yang juga menjabat Wakil Ketua I, Ahmad Lutfi, memastikan semua aspirasi tidak akan berhenti di atas kertas. “Reses ini momen penting untuk mendengar langsung. Semua masukan akan kami catat, bawa ke pembahasan dewan, dan perjuangkan lewat program pembangunan daerah,” tegasnya di hadapan peserta.

Selain sesi dialog terbuka, diskusi interaktif dengan perwakilan pemerintah daerah turut digelar untuk mencari solusi cepat. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan, mulai dari usulan bedah rumah hingga permintaan petugas kesehatan yang lebih sering hadir di desa.

Lewat reses ini, DPRD berharap komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen semakin kuat. Hasilnya, arah pembangunan Lebong ke depan diharapkan tidak meleset dari kebutuhan warga di akar rumput. Acara berlangsung tanpa insiden, dan warga pulang dengan catatan janji tindak lanjut dari wakil mereka. (Red/dpt)

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement