Dipatriot.com – LEBONG – Setelah tiga periode kepemimpinan Bupati Lebong—melintasi masa Dalhadi Umar, Rosjonsyah, dan Kopli Ansori—yang dinilai gagal memenuhi hak dasar masyarakat akan air bersih, harapan baru akhirnya menyingsing. Di bawah kepemimpinan Bupati Azhari dan Direktur baru PDAM TTE, Wilyan Bachtiar, lembaga ini bakal memecah rekor kegagalan masa lalu dan menunjukkan komitmen nyata untuk menyediakan air bersih yang merata kepada seluruh pelanggan di Kabupaten Lebong.
Tonggak sejarah ini dibuktikan dengan progres signifikan yang telah dicapai PDAM TTE di akhir tahun 2025. Setelah sekian lama terbengkalai, pelayanan air bersih mulai menunjukkan wajah yang berbeda. Bukti nyata terlihat di Kelurahan Pasar Muara Aman dan sekitarnya, di mana masyarakat sudah merasakan dampak positif dari perubahan kepemimpinan ini.
“Air kami di kawasan Muara Aman sudah mulai lancar mengalir, tidak bergiliran lagi. Ini jelas berbeda dari sebelumnya,” ujar Yadi, salah seorang warga, mengakui perbaikan yang terjadi. Menurutnya, perubahan ini nampak jelas sejak PDAM Lebong dipimpin oleh Direktur baru, Wilyan Bachtiar.

WBA, Plt. Direktur PDAM Tirta Tebo Emas/dpt
Di balik kesuksesan awal ini, kerja keras terus digenjot. Melalui pantauan Dipatriot.com, pembangunan infrastruktur Sambungan Rumah (SR) oleh PDAM TTE sedang dilakukan secara masif. Upaya ini menjadi kunci untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan.
Meski demikian, masih ada satu wilayah yang menjadi perhatian, yaitu Kelurahan Sungai Gerong di Kecamatan Amen, yang hingga saat ini layanan airnya belum juga lancar. Fokus kini diarahkan untuk menuntaskan persoalan di daerah tersebut.
Keberhasilan ini juga dihadapkan pada ujian yang tak kalah besar: mengantisipasi musim kemarau yang akan datang. Masyarakat Lebong punya harapan yang besar sekaligus cemas. Mereka berharap, di bawah komando Wilyan Bachtiar, air PDAM Lebong tidak akan mati seperti yang selalu terjadi pada musim-musim kemarau sebelumnya.
Keputusan penunjukan Wilyan Bachtiar sebagai direktur baru, yang didukung penuh oleh Bupati Azhari, terbukti menjadi langkah tepat dan strategis. Kebangkitan PDAM TTE Lebong ini bukan sekadar janji, tetapi menunjukkan hasil yang konkret, mengembalikan hak dasar masyarakat atas air bersih dan membangun kepercayaan publik yang sempat hilang selama tiga periode kepemimpinan sebelumnya. (Red/dpt)


Komentar