Bengkulu, dipatriot.com – Gelombang aksi Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) dipastikan tak berhenti pada unjuk rasa akbar 24 Agustus 2026. Organisasi ini menyiapkan strategi lanjutan yang menyasar langsung Kabupaten Lebong dengan serangkaian aksi teatrikal di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.
Wakil Ketua FABB, Abdul Kadir Jailani yang akrab disapa Kadeng, mengungkapkan kepada, dipatriot.com melalui pesan WhatsApp, 21/8/2026), rencana tersebut. “Selepas aksi akbar ini, kami akan turun ke Lebong dan mengadakan aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri,” tegas Kadeng. Rencananya, aksi di Lebong akan berlangsung pada Kamis, 3 September 2026.
Menurut kadeng, FABB akan memasukkan surat pemberitahuan aksi ke Polres Lebong pada 26 Agustus 2026.
Kadeng memprediksi massa yang akan turun sekitar 50 orang. Koordinator Aksi FABB Bengkulu, Dedi Mulyadi, membenarkan rencana tersebut. “Nanti kita susun dan rapatkan dan matangkan lagi selepas aksi ini,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Tuntutan Beragam, Aksi Teatrikal
Kadeng juga merilis, Tuntutan yang akan disuarakan massa FABB di Lebong masih berkutat pada sejumlah persoalan mendasar, mencakup:
1. Masalah P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)
2. Persoalan PDAM
3. BNPT, Dinsos, dan Dikbud Lebong
4. Masalah pupuk subsidi
5. Tambang ilegal
6. BPBD
Kadeng juga menyebutkan rencana aksi teatrikal yang dinilai unik. “Nanti ada aksi teatrikal, ada orang seakan-akan pakai baju APH (Aparat Penegak Hukum), masyarakat melapor mereka tutup mata dan telinga,” ungkapnya.
FABB akan menggunakan berbagai alat peraga seperti karton, spanduk, hingga keranda dan peti mati di lokasi aksi.
Polres Lebong: Belum Terima Surat Pemberitahuan
Meski FABB telah menyusun jadwal, pihak kepolisian mengaku belum menerima pemberitahuan resmi. Kasat Intelkam Polres Lebong, AKP Edi Suprianto, menyatakan hingga saat ini surat pemberitahuan aksi dari FABB belum masuk.” sampai saat ini belum ada kita terima surat resmi, baru sekedar isu,” Singkat Edi


Komentar