Pencapaian ini menjadi signifikan mengingat pada tahun sebelumnya, untuk LKPD Tahun Anggaran 2024 yang dikelola oleh periode kepemimpinan sebelumnya, Kabupaten Lebong sempat meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Saat itu, Bupati Azhari yang pada masa tersebut, baru memulai masa jabatannya mengaku melihat opini WDP tersebut bukan sebagai kemunduran melainkan sebagai momentum dimulainya perubahan dan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di lingkungan birokrasi. Hanya dalam kurun waktu satu periode anggaran, target besar tersebut berhasil diwujudkan, menunjukkan efektivitas langkah-langkah korektif yang diterapkan.
Bupati Azhari menyebutkan bahwa raihan ini tidak lepas dari baiknya kerjasama antara eksekutif dan legislatif. “Mempertahankan lebih susah dari meraih dan kita akan terus berusaha untuk mempertahankan Lebong selalu meraih opini WTP,” harapnya.
Prestasi Tinggi, Tanggung Jawab Besar
Perolehan Opini WTP oleh BPK merupakan pernyataan profesional tertinggi bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar dalam semua hal yang material serta sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.
Namun demikian, pemberian opini WTP bukan merupakan jaminan tidak adanya potensi fraud (penyimpangan) di kemudian hari, melainkan lebih kepada pernyataan kewajaran penyajian data keuangan sebagaimana diatur dalam regulasi. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kabupaten Lebong ke depan: bagaimana menjaga kualitas administratif ini agar berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan keberhasilan meraih WTP di tahun pertama kepemimpinan Azhari-Bambang, Kabupaten Lebong kini tercatat sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan paling akuntabel di Provinsi Bengkulu, mengingat Lebong telah berulang kali mempertahankan WTP dalam kurun waktu 2016 hingga 2022 serta meraihnya kembali secara berturut-turut pada tahun-tahun berikutnya. Pertanyaannya kini bukan hanya soal mempertahankan status prestisius tersebut, tetapi bagaimana mengkonversinya menjadi kesejahteraan nyata bagi masyarakat Lebong.( Red/dpt )


Komentar