Kerusakan juga terjadi pada pipa distribusi air bersih, menyebabkan ratusan rumah kehilangan akses air bersih. Sementara bronjong yang seharusnya menahan tebing ambrol tak berfungsi akibat tidak pernah diperkuat pasca banjir tahun 1996 lalu.
Antara Harapan dan Realita
Kabupaten Lebong saat ini berada di persimpangan. Di satu sisi, rombongan pejabat dari pusat hingga daerah sudah menampakkan kepedulian. Di sisi lain, masyarakat masih bergelut dengan infrastruktur rusak berat, tanpa kepastian kapan jembatan akan diperbaiki, kapan air bersih mengalir lagi, dan kapan mitigasi benar-benar dijalankan.

Salah Satu Jembatan Ambrol Di Desa Pelabuhan Talang Leak
Pernyataan Buan menjadi penegas: “Masyarakat jangan hanya diukur dari bantuan mi instan.”
Kini, publik menunggu langkah nyata. Apakah kunjungan pejabat hanya sekadar seremonial, atau akan ditindaklanjuti dengan anggaran, kebijakan, dan eksekusi cepat? Dipatriot.com akan terus mengawal kasus ini hingga solusi nyata menyentuh warga Lebong. (Ara/dpt)


Komentar