“Nanti kita tetapkan harinya, kita pasang bronjong bersama-sama hingga empat tingkat. Saya sendiri akan ikut turun ke lokasi, tidak hanya menjadi penonton,” tegas Bupati Azhari.
Pernyataan itu menegaskan komitmen kepala daerah untuk tidak sekadar memberi instruksi. Bupati ingin hadir secara langsung dalam proses pemasangan bronjong. Langkah ini dinilai penting karena banjir bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keselamatan dan ketenangan warga. Dengan turun ke lapangan, Bupati berharap seluruh pihak terlibat aktif.
Bupati Azhari juga menyebutkan akan berkoordinasi dan meminta dukungan dari jajaran TNI melalui Komandan Kodim, serta jajaran Polri melalui Kapolres Lebong untuk turut serta dalam kegiatan gotong royong. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan bantuan alat berat guna memperlancar pekerjaan. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat diharapkan mempercepat penanganan titik rawan banjir.
“Tidak ada biaya khusus untuk pelaksanaan ini, semata-mata demi kepentingan bersama. Semoga dengan upaya ini, banjir tidak lagi melanda pemukiman warga seperti sebelumnya,” harapnya.
Terkait persoalan kewenangan penanganan sungai yang berada di bawah tanggung jawab BWS VII, Bupati menegaskan selagi bisa diakomodir, pihaknya tidak ingin menunda penanganan pengendalian banjir tersebut. Baginya, kepentingan warga harus berada di atas urusan administratif. Apalagi, hujan terus turun dan banjir bisa datang kapan saja.
“Saya asli orang Lebong. Jika kita hanya menunggu anggaran dan proses birokrasi, sementara hujan terus turun dan banjir terus datang, warga yang akan menderita. Lebih baik kita kerjakan apa yang bisa dikerjakan sekarang,” ungkapnya.
Pernyataan itu menyiratkan sikap tegas dan pragmatis. Bupati tidak ingin berlindung di balik keterbatasan kewenangan. Ia memilih mengambil inisiatif yang bisa dilakukan sekarang, sembari tetap mendorong proses lanjutan ke pemerintah pusat. Pendekatan ini dinilai relevan karena banjir memiliki dampak langsung terhadap aktivitas warga, termasuk akses jalan, rumah, dan lahan.


Komentar