Salah satu isu utama yang terus disuarakan FABB adalah kasus dugaan korupsi kebocoran Pendapatan Asli Daerah terkait pembangunan Mega Mall dan Pasar Tradisional Modern Kota Bengkulu, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp250 miliar. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan telah diperiksa sebagai saksi dalam perkara ini pada 30 Juli 2026.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak FABBB dan pihak kepolisan Bengkulu maupun pihak Kejati Bengkulu mengenai aksi hari ini. Redaksi akan terus memantau perkembangan situasi dan menyajikan pembaruan jika ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.(4W1D)


Komentar