Bengkulu Daerah Infrastruktur Lebong
Beranda » Air Tak Kunjung Mengalir, Iuran Tetap Dibayar: Masyarakat Lebong “Dihajar” Janji dan Realita PDAM TTE

Air Tak Kunjung Mengalir, Iuran Tetap Dibayar: Masyarakat Lebong “Dihajar” Janji dan Realita PDAM TTE

Solusi ini dinilai tidak menyelesaikan akar masalah. Masyarakat justru mempertanyakan, untuk apa membayar iuran jika pada akhirnya harus mencabut sendiri sambungan yang tak pernah mengalirkan air?

Janji Optimistis di Tengah Krisis

Sebelumnya, Wilyan Bachtiar yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Direktur PDAM TTE pada Juni 2025 menyatakan optimisme tinggi dengan moto “keras baru berair”. Ia bahkan pernah menyatakan kesiapan mundur jika dalam 2,5 tahun PDAM Lebong tidak normal dan air bersih tidak mengalir lancar ke setiap pelanggan.

Namun faktanya, hingga kini masalah air bersih masih menjadi tantangan klasik yang tak kunjung usai. PDAM TTE bahkan berstatus “sakit” berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2024. Usulan pengadaan 6.000 unit water meter untuk tahun anggaran 2026 pun tidak diakomodir pemerintah daerah. Akibat keterbatasan anggaran, PDAM terpaksa menunda pembayaran gaji karyawan.

Bencana Memperparah Keadaan

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebong pada April 2026 semakin memperparah kondisi. Delapan titik sumber air rusak, bahkan sebagian hilang tersapu arus. Kerusakan intake di kawasan Air Musnau hingga kini belum diperbaiki karena terkendala dana.

Krisis yang Tak Kunjung Usai

Masyarakat Lebong menuntut persoalan air bersih ini segera dituntaskan. Ironisnya, masalah ini sudah berlangsung sejak masa bupati pertama dan tak pernah normal. Kini, di tengah optimisme direktur baru, rakyat masih berteriak haus sambil tetap membayar tagihan untuk air yang tak pernah sampai.

“Air tidak ngalir, tapi tetap bayar iuran,” demikian ironi yang terus menghantui pelanggan setia PDAM TTE Kabupaten Lebong. (4W1H)

Sekda Lebong Pimpin Rapat TGR, Rp1,81 Miliar Belum Kembali
<< 1 2 >>

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement