Lebong, dipatriot.com – Kekeliruan tata letak foto Bupati dan Wakil Bupati Lebong dalam spanduk sosialisasi Pilkades di 78 desa sempat menuai sorotan. Posisi foto yang seharusnya Bupati di sebelah kanan dan Wakil Bupati di sebelah kiri justru terbalik. Insiden itu pun akhirnya diperbaiki oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lebong dengan mencetak spanduk baru.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Lebong, Heru Dana Putra, M.Ak, membenarkan adanya kekeliruan tersebut. Saat dihubungi media ini di sela-sela rapat, ia mengaku baru menyadari kesalahan itu karena kesibukan yang padat. Namun, atas inisiatifnya sendiri, ia langsung memerintahkan penggantian spanduk sesuai aturan protokoler yang berlaku.
“Ya, awalnya saya pribadi tidak melihat kekeliruan tersebut karena kesibukan. Atas inisiatif saya, saya ganti spanduk yang semestinya secara aturan protokoler,” ungkap Heru.
Menurutnya, spanduk baru telah dicetak dan dipasang kembali di seluruh 78 desa di Kabupaten Lebong. Langkah cepat ini dilakukan agar sosialisasi Pilkades tidak terhambat dan tidak menimbulkan salah tafsir di tengah masyarakat.
Tokoh masyarakat Kabupaten Lebong, Hisbuan Alis alias Buwan, memberikan apresiasi tinggi atas sikap gentleman yang ditunjukkan Kadis PMD. Menurutnya, keberanian mengakui kekeliruan dan segera memperbaikinya adalah teladan yang patut dicontoh oleh pejabat publik lainnya.
“Saya mengapresiasi sikap gentleman Kadis PMD baru ini, berani mengakui kelemahannya dan berani memperbaikinya kembali. Pihak percetakan tolong teliti sebelum mencetak,” tegas Buwan.
Ia juga mengingatkan bahwa posisi Bupati dan Wakil Bupati bukan sekadar urusan teknis tata letak, melainkan menyangkut wibawa daerah. Kesalahan seperti itu, kata Buwan, tidak boleh dianggap remeh karena menyangkut simbol kepemimpinan resmi Kabupaten Lebong.
Lebih jauh, Buwan menyoroti bahwa kesalahan serupa sudah berulang kali terjadi. Ia menduga ada unsur kesengajaan dan Konspirasi di balik kekeliruan tersebut, terutama menjelang momentum politik. Karena itu, ia meminta pihak-pihak tertentu tidak mencoreng nama Kabupaten Lebong dengan cara-cara kotor.


Komentar