Lebong, Dipatriot.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lebong akhirnya angkat bicara terkait viral nya seorang oknum yang diduga mengelola Program Indonesia Pintar (PIP) dan melontarkan pernyataan kontroversial di media sosial. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebong, Eti Susiani, S.A.B., dengan tegas menyatakan bahwa orang yang menjadi sorotan publik tersebut bukanlah bagian dari kader partainya.
“Setelah kami telusuri, orang yang viral di media sosial itu bukan kader PDI Perjuangan Kabupaten Lebong. Saya pribadi tidak kenal dan tidak pernah menyuruh siapa pun untuk mengumpulkan data, apalagi mengunggah pernyataan yang menyebut ‘co’a tidua telau bilai telau malem’ (tidak tidur tiga hari tiga malam),” ujar Eti dalam jumpa pers di sekretariat DPC setempat, didampingi sejumlah pengurus dan kader.
Operator Resmi dan Prinsip Sukarela
Eti menjelaskan bahwa partainya telah menunjuk satu operator khusus bernama Lindia Mardia, S.Pd. untuk menangani administrasi dan data PIP. Seluruh proses verifikasi dan pendataan dilakukan di sekretariat DPC secara sukarela, tanpa imbalan apa pun.
“Semua yang kami kerjakan di sini murni sukarela. Kami berkomitmen kuat kepada seluruh kader yang bertugas di sekretariat untuk tidak menerima sepeser pun atau memotong dana PIP. Itu harga mati bagi kami,” tegasnya.
Apresiasi di Tengah Keprihatinan
Di satu sisi, Eti menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap Program Indonesia Pintar sebagai program unggulan pemerintah pusat. Ia menyebut PIP sebagai “jembatan emas” bagi kemajuan pendidikan anak bangsa.
“Program ini adalah kesempatan luar biasa bagi anak-anak kita untuk tetap bersekolah dan melanjutkan pendidikan. Sangat disayangkan jika kemuliaan program ini dinodai oleh oknum tidak bertanggung jawab,” sesalnya.
Eti juga mengucapkan terima kasih kepada My. Esti Wijayati, S.H. , Wakil Ketua Komisi X DPR RI, yang melalui aspirasinya, sekitar tiga ribu siswa di Kabupaten Lebong telah menerima manfaat PIP dalam dua tahun terakhir.


Komentar