Bengkulu Daerah Infrastruktur Lebong
Beranda » 110 Hektare Sawah di Lebong Terancam Gagal Tanam

110 Hektare Sawah di Lebong Terancam Gagal Tanam

Masyarakat Dengan Latar Belakang Sawah Sudah Kering Kerontang/dpt

Ancaman bagi Ketahanan Pangan dan Ekonomi
Jika aliran air Trokon dapat beroperasi optimal, sekitar 110 hektare sawah di Desa Bungin dan sekitarnya dapat kembali produktif. Rata-rata hasil panen mencapai 8 ton gabah per hektar. Namun, jika kekeringan berlanjut, potensi kerugian tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga mengancam ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Keberadaan jaringan irigasi ini sangat krusial karena menyangkut mata pencaharian sekitar 500 kepala keluarga (KK) yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian di kawasan tersebut. Kondisi ini diperparah dengan data bahwa hingga pertengahan tahun 2026, sejumlah lahan persawahan di Kabupaten Lebong masih terlihat belum ditanami padi.

Belum Ada Solusi dari Pemerintah Daerah

Pihak dipatriot.com, mencoba menghubungi Wakil Bupati Lebong, Bambang ASB, M.Si , melalu pesan suara Aplikasi WhatsApp untuk mendapat respon mewakili Pemkab Lebong. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari beliau.

Para petani dari lima desa terdampak mendesak pemerintah kabupaten Lebong dan pihak terkait segera menyelesaikan kendala yang menghambat pasokan air Trokon. Mereka berharap normalisasi segera terlaksana, karena upaya gotong royong secara manual yang sudah berulang kali dilakukan tetap belum mampu mengatasi kekurangan air.

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026. Jika normalisasi irigasi tak segera dilakukan, ancaman gagal tanam bukan sekadar isapan jempol, melainkan bencana ekonomi yang nyata bagi ratusan petani Lebong. (4W1D)

<< 1 2 >>

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement