Daerah Lebong Nasional
Beranda » Pertanyaan Warga Soal Dana Pemeliharaan Jalan: Jalan Trans Ladang Palembang Dibiarkan Tanpa Tebas Bayang

Pertanyaan Warga Soal Dana Pemeliharaan Jalan: Jalan Trans Ladang Palembang Dibiarkan Tanpa Tebas Bayang

Lebong, Dipatriot.com – Akses menuju kawasan Trans Ladang Palembang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, terus menjadi keluhan utama warga setempat. Seorang petani dan pengguna jalan, RN (38), yang hampir setiap hari melintasi jalur tersebut untuk mengakses kebunnya, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera merealisasikan pemeliharaan rutin berjalan.

Dalam keterangannya kepada Dipatriot.com, RN mengaku sudah lama tidak melihat adanya kegiatan pemeliharaan rutin seperti penebasan rumput di pinggir jalan, tambal sulam lubang, hingga perbaikan drainase. Padahal, kondisi jalan tersebut kini mulai memprihatinkan.

“Saya sebagai warga masyarakat Lebong mengeluhkan jalan ini. Rumput di pinggir jalan hampir menutupi badan jalan, sangat mengganggu perjalanan kami, terutama saat hendak membawa hasil kebun. Memang dua bulan ke belakang,Ado kegiatan  pemeliharaan rutin ,” ujar RN dengan nada kecewa, Kamis (15/5/2026).

RN juga mempertanyakan secara terbuka kepada Pemkab Lebong, khususnya Dinas PUPR, terkait penggunaan anggaran pemeliharaan jalan yang selama ini diklaim rutin dianggarkan setiap tahun. Ia menegaskan, warga sebenarnya mengetahui adanya alokasi dana untuk kegiatan tebas bayang (pemotongan rumput) dan perbaikan ringan lainnya, namun praktik di lapangan rumput masih panjang.

“Kalau tidak salah, kami masyarakat tahu bahwa ada dana rutin untuk penebasan rumput pinggir jalan. Kenyataannya akhir- akhir  ini tidak ada kegiatan tebas bayang sama sekali. Jalan ini makin sempit karena rumput liar, bahkan di beberapa titik genangan air tidak mengalir karena drainase tersumbat. Pertanyaannya, ke mana saja tanggung jawab penggunaan dana pemeliharaan itu?” tegas RN.

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Menurut pantauan Dipatriot.com, kondisi jalan poros menuju Trans Ladang Palembang memang menunjukkan tanda-tanda kurang terawat. Di beberapa ruas, semak belukar telah menjorok hingga ke aspal, mengurangi lebar efektif jalan yang sudah tidak terlalu besar. Selain itu, sejumlah titik berlubang mulai bermunculan tanpa penanganan signifikan.

<< 1 2 >>

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement