LEBONG, Dipatriot.com – Bencana alam bertubi-tubi melanda Kabupaten Lebong hari ini. Tidak hanya banjir yang merendam sejumlah desa di beberapa kecamatan, jalan putus dan tanah longsor turut memperparah situasi, mengganggu akses transportasi serta aktivitas warga.
Berdasarkan laporan langsung dari lapangan, Reko Haryanto, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Perhubungan (PUPRHUB) Lebong, mengonfirmasi bahwa jalan utama terputus di Desa Tik Sirong. Sementara itu, tanah longsor dilaporkan terjadi di kawasan Rimbo Pengadang, tepatnya di dekat kebun durian Monte Carlo.
“Kami sedang mengkomandoi mobilisasi alat berat PUPR yang baru saja dibeli untuk menangani longsor di Rimbo Pengadang dekat kebun Monte. Setelah itu, langsung direncanakan penanganan untuk jalan putus di Tik Sirong,” ujar Rejo Haryanto kepada wartawan, kamis (hari ini).
Reko, juga mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, terutama saat melintasi daerah rawan bencana. “Alat sudah kami gerakan, tetapi kondisi cuaca masih perlu diwaspadai. Mohon doa dan dukungannya,” tambahnya.
Update Bencana dari BPBD Lebong: 16 Wilayah Terdampak
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong melalui Kepala BPBD Saprul, SE, merilis data terkini wilayah yang terdampak banjir, longsor, dan genangan air. Berikut rinciannya:
Kecamatan Amen:
1. Desa Talang Bunut – Ketinggian air 30-40 cm
2. Desa Garut – Ketinggian air 30-40 cm
Kecamatan Uram Jaya:
1. Desa Pangkalan – Ketinggian air 50 cm – 1 meter
2. Desa Tangua – Ketinggian air 50 cm – 1 meter
3. Desa Lemeu – Ketinggian air 50 cm – 1 meter
Kecamatan Lebong Sakti:
1. Desa Ujung Tanjung I – Ketinggian air 5 cm
2. Desa Ujung Tanjung II – Ketinggian air 40 cm
3. Desa Ujung Tanjung III – Ketinggian air 1 meter
Kecamatan Bingin Kuning:
1. Desa Talang Leak II – Air mulai menyusut
Kecamatan Lebong Selatan:
1. Desa Kota Donok – Air mulai menyusut


Komentar