Bengkulu Daerah Headline
Beranda » Bencana Banjir Bandang di Desa Lemeu, Lebong: 8 Pelajar Hanyut, 3 Meninggal

Bencana Banjir Bandang di Desa Lemeu, Lebong: 8 Pelajar Hanyut, 3 Meninggal

LEBONG. Dipatriot.com – Air bah melanda Sungai Air Kemaceak, Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, Bengkulu, Senin sore (4/5/2026). Delapan remaja yang sedang mandi di sungai terseret arus. Tiga di antaranya ditemukan meninggal dunia, lima lainnya selamat.

Seluruh korban merupakan siswa-siswi berusia 17 tahun. Berikut identitas korban berdasarkan informasi warga dan aparat desa:

Korban Selamat (5 orang):

1. Salsa (17)
2. Farhan (17)
3. Nazwa (Wawa) (17)
4. Clarisa (17)
5. Tegar (17)

Korban Meninggal Dunia (3 orang):

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

1. Vira (17)
2. Aulia (17)
3. Fahri (17)

Kronologi Kejadian

Sekitar pukul 16.00 WIB, kedelapan korban mandi di kawasan Bioa Kemaceak, Desa Lemeu. Hujan deras mulai turun dan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Tiba-tiba, debit air sungai membesar drastis menjadi banjir bandang.

“Air datang sekonyong-konyong. Mereka tidak sempat melarikan diri dan langsung terseret arus. Teman korban yang melihat langsung berteriak minta tolong,” ujar salah satu warga ditemui, warga yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Tim gabungan dari warga, TNI, Polri, dan BPBD,dibantu pihak keluarga dan masyarakat segera melakukan pencarian. Hingga malam hari, seluruh korban berhasil ditemukan. Tiga korban meninggal ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Sekda Lebong Pimpin Rapat TGR, Rp1,81 Miliar Belum Kembali

Pernyataan Perangkat Desa Lemeu

“Ini musibah yang sangat memilukan. Seluruh korban masih remaja, sama-sama mandi di sungai saat hujan deras. Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga korban dan BPBD untuk penanganan lebih lanjut. Kami imbau warga tidak beraktivitas di sungai saat cuaca ekstrem,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin malam.

Imbauan BPBD Lebong

Pihak BPBD Kabupaten Lebong, mengingatkan bahwa banjir bandang bisa terjadi tanpa peringatan, terutama di sungai-sungai berhulu curam.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Wilayah Kecamatan Uram Jaya termasuk zona rawan banjir bandang saat hujan lebat. Warga, khususnya anak muda, agar tidak mandi atau bermain di sungai ketika hujan mulai turun. Keselamatan lebih utama,” tegas Saprul.

Tiga Kandidat Bersaing Ketat Kursi Inspektur Lebong

Hingga berita ini ditayangkan, ketiga jenazah telah dibawa ke rumah duka masing-masing untuk dimakamkan. Kelima korban selamat kini dalam pendampingan keluarga dan tenaga medis. (Red/dpt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement