Bengkulu Hukum Lebong
Beranda » Nenek di Lebong Meninggal Sendiri Tubuh Sudah Membengkak

Nenek di Lebong Meninggal Sendiri Tubuh Sudah Membengkak

Gambar Ilustrasi Seorang Nenek Meningal Sendiri

Lebong, dipatriot.com – Seorang nenek bernama Aznawati, umur sekitar 80 tahun, di Desa Suka Bumi, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu,. Mendiang  ditemukan dalam keadaan sudah meninggal kondisi tubuh sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap setelah hampir sepekan tidak terlihat di kediamannya.

Kronologi terungkap dari cucu korban, Roy, yang berdomisili di Desa Semelako 1, Kecamatan Lebong Tengah. Ia mengaku mendapat telepon dari tetangga neneknya, Bunga, yang melaporkan bahwa mendiang sudah seminggu tidak nampak dan dari dalam rumah mulai tercium aroma busuk. Curiga, warga bersama keluarga akhirnya mendobrak pintu rumah mendiang.

Saat warga dan keluarga mendobrak pintu, memang si nenek sudah meninggal.” Ya, satu Minggu terakhir nenek kami tidak dikunjungi anaknya. Kami dapat telepon tetangga nenek semenjak satu Minggu tidak nampak, dari dalam rumah mengeluarkan bau tidak sedap,” jelas Roy, Senen (5/10/2026).

Kapolsek Lebong Tengah, Ipda Andi S, yang ditemui di lokasi kejadian, membenarkan pihaknya menerima laporan warga dan langsung meluncur ke TKP. Ia menegaskan, mengenai tindakan otopsi terhadap jenazah, pihak kepolisian sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada keluarga korban.

” Kita menerima berita langsung ke TKP. Soal otopsi, kami pihak kepolisian tergantung permintaan keluarga,” tegas Andi.

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Sementara itu, Roy mengungkapkan riwayat penyakit mendiang. Menurutnya, neneknya memang sering mengalami sakit yang datang dan pergi. “Kalau sakitnya, memang mendiang sering kambuh. Sakitnya kadang seperti kejiwaan,” pungkas Roy.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti kematian korban. Terkait permintaan otopsi guna memastikan tidak ada unsur kejahatan dalam peristiwa ini, pihak Kepolisian masih menunggu permintaan keluarga. (4W1D)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement