Lebong, dipatriot.com – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lebong menggelar kegiatan Jalan Santai dan Pembagian Bendera Merah Putih yang dipusatkan di Lapangan Hatta, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara dalam menyambut bulan suci kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Lebong H. Azhari, S.H., M.H., didampingi Plh. Sekda Lebong, H.DR.Syarifudin.S.Sos.M.Si, dan Wakil Bupati Lebong Bambang ASB, S.Sos., M.Si. Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Lebong yang terdiri dari Kapolres, Dandim, dan Kajari, serta Penjabat Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong, dan seluruh Camat se-Kabupaten Lebong.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sejak awal kegiatan. Ribuan aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong turut memeriahkan jalan santai yang menempuh rute sepanjang kurang lebih 3 kilometer mengelilingi pusat kota. Rute dimulai dari Lapangan Hatta menuju Jalan Raya Utama, kemudian melewati kawasan perkantoran, dan kembali lagi ke titik start.

Antusiasme Warga Masyarakat Lebong mengikuti Jalan Santai Di Lapangan Hatta
Sepanjang perjalanan, peserta jalan santai tampak kompak mengenakan pakaian olahraga bernuansa merah putih. Suasana semakin meriah dengan adanya sejumlah posko hiburan yang menyuguhkan musik tradisional dan pembagian air minum gratis bagi para peserta. Masyarakat sekitar juga turut menyaksikan dan memberikan dukungan dengan melambaikan bendera kecil di sepanjang rute yang dilalui.
Bupati Kabupaten Lebong H. Azhari dalam sambutannya di akhir kegiatan menyampaikan bahwa jalan santai ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga sebagai wujud mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan aparatur pemerintah.


Komentar