Business Nasional
Beranda » PT TME/INDOTAN LEBONG BANGKIT Genjot Pembangunan untuk Produksi Emas 2026

PT TME/INDOTAN LEBONG BANGKIT Genjot Pembangunan untuk Produksi Emas 2026

LEBONG. Dipatriot.com – PT TME Tansri Masjid Energi atau INDOTAN Lebong Bangkit, perusahaan pertambangan emas di Kabupaten Lebong, sedang menggenjot pembangunan infrastruktur dan pendirian pabrik pengolahan emas. Perusahaan menargetkan dapat memulai produksi pada tahun 2026.

Tampak bangunan untuk Office dan Gudang hampir rampung

Senada juga disampaikan oleh Perwakilan PT. TME, Reinhar, kepada Dipatriot.com bahwa tahun 2025 lagi digenjot pembangunan infrastruktur berupa Gudang dan perkantoran di lokasi Tambang Sawah agar tahun tahun 2026 rencana mulai produksi dapat berjalan dengan baik.

” Siap, Selamat sore kando.kalo sekarang progress nya lagi rencana bangun camp/mess sama gudang peralatan dulu kando” ungkap Reinhar

Pemilik perusahaan, H. Robert Nitimido, berkomitmen menerapkan prinsip green mining atau penambangan ramah lingkungan dalam operasionalnya. Selain itu, perusahaan juga akan melibatkan masyarakat lokal melalui pola kemitraan berbentuk koperasi untuk usaha jasa tambang.

Pola kemitraan serupa disebutkan telah berhasil dijalankan oleh H. Robert Nitimido di Halmahera melalui perusahaan PT NHM.

DNA Tak Bisa Dusta, Kakak Kandung Korban Jadi Tersangka

Ketua Forleb, Aswan Fauzi, menyambut baik keseriusan invetasi pertambangan dengan konsep ” Green Mining ” dan melibatkan masyarakat Lokal aktif dalam proses produksi nantinya,tidak seperti selama ini kita masyarakat lokal hanya jadi penonton dan cenderung selalu berkonflik dengan pihak pemegang IUP.

” Semoga yang kita nantikan selama ini dapat terealisasi di tahun depan,dan kita nantikan komitmen pak Haji Robert dalam penerapan Green Mining dan sistem keterlibatan masyarkat lokal, mengingat Lebong ini sangat dekat dengan kawasan konservasi dan sebagian besar masyarakat Lebong bermata pencarian sebagai penambang Emas” Jelas Fauzi

Perwakilan PT TME Lebong, Reinhar, mengonfirmasi bahwa target produksi pada 2026 sedang berjalan sesuai rencana. Kehadiran perusahaan diharapkan dapat mendongkrak perekonomian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Lebong.

<< 1 2 >>

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement